Usaha baju anak peminatnya selalu bertambah dan masih menggiurkan hingga saat ini. Usaha ini banyak digemari karena oleh orang tua untuk membeli kebutuhan anak-anaknya.

Menariknya usaha ini mudah dijalankan oleh siapapun termasuk pemula sekalipun. Meski mudah tetapi potensi keuntungannya sangat besar karena tingkat persaingannya sedikit

Lantas bagaimana dan apa saja yang perlu dilakukan agar usaha ini selalu menguntungkan? Berapa modal yang dibutuhkan? Yuk kita simak ulasan berikut:

Perkiraan Modal dan Keuntungan Usaha Baju Anak

Dengan mengetahui modal usaha bisa menjadi modal terkait berapa uang yang perlu disiapkan. Dari modal ini nantinya kamu bisa mengetahui perkiraan keuntungan yang diperoleh.

  1. Perkiraan modal

Untuk lebih jelasnya, berikut perkiraan modal yang perlu kamu siapkan untuk bisnis baju anak:

Barang 

Harga 

Paket baju anak

2.700.000

Sewa tempat

500.000

Etalase

1.300.000

Total 

4.500.000

  1. Biaya operasional

Selain modal ada juga biaya-biaya yang perlu dikeluarkan dan berikut ulasan selengkapnya:

Jenis pengeluaran

Biaya

Upah tenaga kerja

600.000

Telepon dan listrik

200.000

Promosi

200.000

Transportasi

350.000

Biaya tak terduga

650.000

Total 

2.000.000

  1. Perkiraan keuntungan

Dari modal dan biaya tersebut, berikut perhitungan keuntungan bisnis baju anak:

Rincian 

 Total per bulan

Penjualan per hari 5 pcs @30.000 =150.000 

150.000 x 30 = 4.500.000

Keuntungan per bulan

4.500.000 - 2.000.000 = 2.500.000

BEP atau balik modal

 4.500.000 : 2.500.000 = 1,9 bulan

Tips Jitu Sukses Jualan Baju Anak

Dari keuntungan di atas tentu butuh proses dan tips jitu untuk mendapatkannya. Bagi Anda yang ingin sukses dalam waktu cepat bisa melakukan tips-tips berikut ini:

  1. Cari supplier atau distributor terpercaya

Usaha baju anak harus punya supplier yang mampu menyuplai barang sesuai permintaan. Dari proses ini, Anda bisa memilih baju anak sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen.

Untuk proses pemilihan dan mencarinya bisa dilakukan secara online melalui marketplace. Banyak sekali supplier di marketplace dengan harga lebih murah dan kualitasnya jempolan.

Dalam memilih, Anda bisa melihat mulai review, jumlah penjualan dan lain-lain. Pemilihan ini dilakukan untuk memastikan barang tersebut masih banyak peminat dan laris manis di pasaran.

  1. Mengikuti tren

Dalam menjual baju anak harus mengikuti tren dan sesuai perkembangan zaman. Semakin update tren baju anak semakin diminati oleh para pelanggan. Apalagi tren baju ini tergolong sangat cepat dan sering berubah.

Karena itu maka perlu memilih mana baju yang trennya lebih lama. Jika sudah demikian maka kamu bisa membeli dengan kuantitas lebih banyak. Sedangkan untuk tren yang cepat bisa membeli sesuai kebutuhan dan tidak terlalu banyak.

  1. Harga kompetitif

Penentuan harga sangat diperlukan karena ini menyangkut keuntungan yang akan diperoleh. Jika harga terlalu rendah maka keuntungan yang kamu dapatkan minim. Tetapi saat harganya terlalu tinggi maka potensi untuk laris manis sangat kecil.

Untuk itu penentuan harga terbaik harus diukur dari berbagai pertimbangan. Kamu bisa melakukan survei di toko lain yang menjual produk sejenis. Jika produk Anda punya nilai plus maka harganya bisa lebih tinggi dari yang lain.

Namun saat kualitasnya sama maka harganya pun perlu disamakan atau lebih murah. Proses ini dilakukan untuk menarik pelanggan agar toko terlihat ramai terlebih dahulu.

  1. Tempatnya strategis

Memilih tempat untuk membuka usaha tidak boleh sembarangan dan harus berdasarkan pertimbangan. Bentuk pertimbangan seperti tingkat ekonomi sekitar, tingkat pembelian masyarakat dan ramai tidaknya tempat tersebut.

Untuk menjual baju anak diperlukan tempat yang tingkat ekonomi tinggi dan daya belinya tinggi. Maka dari itu, lakukan analisa sebaik mungkin untuk menentukan tempat yang tepat.

Kamu bisa memantau lokasi tersebut dan melihat kegiatan masyarakat sekitar. Dari langkah ini nantinya kamu bisa menentukan lokasi mana yang potensial dan bisa menghasilkan keuntungan.

  1. Memanfaatkan media sosial dan e-commerce

Media sosial punya peranan yang tinggi dalam menjual produk khususnya baju anak. Untuk itu, kamu bisa promosi di media tersebut baik melalui beranda sendiri atau posting di berbagai group.

Kamu bisa masuk ke berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, atau media lainnya. Penjualan semacam ini sangat efektif mengingat orang sudah mulai malas belanja offline dan lebih memilih beli online.

Selain media sosial, kamu bisa juga membuat situs jualan online dan promosi lewat Google. Langkah ini juga sangat efektif dan berpotensi mendapatkan keuntungan seperti di media sosial.

Kendala Berbisnis Baju Anak

Menjual baju anak bisa dikatakan gampang-gampang mudah. Sebab produk punya berbagai kendala yang sering dialami oleh para pengusaha. Berikut beberapa kendala yang sering dialami pelaku usaha:

  1. Pergantian trennya cepat

Tren baju anak tergolong cepat sehingga menuntut Anda untuk menjual produk secara cepat. Jika tidak demikian maka produk ini sudah tidak sesuai zaman dan peminatnya semakin berkurang.

Walhasil keuntungan yang akan didapatkan kecil karena harus menurunkan harga jual. Jika prosesnya berlangsung sekian bulan maka bisa saja modal usaha bisa ikut di dalamnya dan usaha tersebut hanya menghasilkan kerugian.

  1. Pemasaran yang salah

Banyak pelaku usaha yang salah dalam melakukan promosi baju anak baik secara offline atau online. Untuk offline, kendalanya banyak konsumen yang terkadang malas datang ke toko yang baru buka. Sedangkan untuk pemasaran online juga banyak orang yang takut tertipu.

Maka dari itu jika salah dalam memasarkan bisa saja sepi orderan dalam beberapa bulan. Untuk itu perlu langkah konkrit terkait bagaimana mempromosikan baju anak agar meraup keuntungan lebih cepat.

Dalam masalah seperti ini, Anda bisa saja mengikuti berbagai kursus online atau offline. Dengan langkah ini ada ide yang muncul terkait apa sja yang perlu dilakukan dalam menjual baju anak.

  1. Harga jual kompetitif

Pelaku usaha baju anak tidak hanya satu dua orang tetapi cukup banyak. Untuk itu beberapa pelaku usaha pemula terkadang kesulitan dalam menentukan berapa harga jual baju anaknya.

Penentuan ini tidak mudah dilakukan karena tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi. Maka dari itu langkahnya perlu turun secara langsung untuk mengetahui berapa harga jual yang tepat.

Solusi dari masalah ini diantaranya dengan menjual di angka terendah terlebih dahulu. Setelah proses ini sudah berhasil, Anda bisa menaikkan harga sesuai pasaran dari baju anak tersebut.

Usaha baju anak pangsa pasarnya masih sangat potensial dan bisa meraup keuntungan jutaan rupiah. Keuntungan ini bisa diraih jika dilakukan dengan langkah-langkah yang benar dan tepat.

Namun proses ini tidak mudah karena ada beberapa kendala yang terkadang dialami pelaku usaha. Diantaranya trennya cepat, pemasaran yang salah dan penentuan harga jualnya kompetitif.

 

Share: