Usaha Budidaya Azolla – tanaman dulunya dianggap gulma tapi sekarang azolla adalah tanaman bernilai tinggi dengan berbagai manfaat pendukung dalam berbagai usaha. Selain berperan sebagai pakan alternatif azolla juga bermanfaat di bidang pertanian. Usaha budidaya azolla adalah usaha sampingan karena tidak begitu menghabiskan waktu dalam perawatannya.

Apa Itu Azolla

Merupakan tumbuhan paku air yang hidup di perairan. Tanaman ini sering dijumpai di lahan yang tergenang air dan juga daerah sekitar pertanian yang tergenang air terutama di lahan pesawahan. Azolla ini memiliki panjang 1,5 – 2,5 cm, bentuk daun yang kecil dan saling bertindih dengan warna permukaan daun hijau kemerah-merahan seperti tumbuhan paku hanya saja ukurannya mikro.

Peluang Usaha Budidaya Azolla

Tanaman azolla untuk saat ini lebih digunakan untuk pakan ternak dan pupuk, tentu saja permintaan akan azolla tidak akan ada habisnya. Untuk pangsa pasarnya kita bisa menjual dalam bentuk azolla atau sudah dalam bentuk kompos tergantung paling banyak kebutuhan pasar.

Marketplace online seperti Tokopedia, shopee dan bukulapak adalah tempat paling mudah menjual eceran hasil budidaya azolla. Dan sesuai dengan judul kita akan memulai usaha budidaya azolla dengan modal kecil tapi sudah cukup menghasilkan. jadi kita tidak memproduksi untuk kebutuhan masal karena dengan panen 5-10 kg saja setiap hari kita bisa menghasilkan jutaan dalam satu bulan.

Tips dan Cara Usaha Budidaya Azolla Modal Kecil

  • Menyiapkan Media tanam/media kolam Azolla

Cаrа budidaya Azolla sama seperti wolffia уаng реrtаmа аdаlаh mеnуіарkаn kolam terpal untuk media perkembangbiakkannya. Kolam terpal menjadi alternatif karena murah dan flexible. Anggaranusaha.com menyarankan memakai kolam terpal ukuran 2×1.5×0.5 meter minimal untuk budidaya Azolla.

Khusus untuk azolla air yang dipakai bisa tanpa mengendapkan baik air sungai, sumur ataupun air hujan karena media air yang di gunakan nanti sedikit berlumpur. Perbandingan air dan pupuk kandang atau pupuk kompos adalah 3:1.

  • Pupuk Azolla

Pupuk Azolla berbeda dengan pupuk yang digunakan wolffian dan lemma, pupuk azola harus dalam bentuk padat atau tanah karena nanti media air nya harus berlumpur. Untuk menyiapkan pupuk kompos atau pupuk kandang kita harus setidaknya 7 hari lebih sampai bisa digunakan sebagai media tanama azolla.

  • Menebarkan Bіbіt Azolla dan perawatannya

Setelah kolam siap dan pupuk sudah di sebar kita bisa langsung menyebarkan bibit Azolla. Minimal untuk kolam 2×1.5x.0.5 m adalah 1 kg Azolla dengan perbandingan air dan pupuk yang 3:1.

Perawatan selanjutnya adalah penyinaran, azolla akan lebih baik di lindungi dari sinar matahari siang karena akan merusak daunnya. Kita bisa memasang paranet pada saat siang dan melepasnya saat sore hari.

  • Pemberian pupuk dan penggantian air

Untuk pupuk kompos atau kandang dengan dosis 4 kg kita harus sebar tiap seminggu sekali. Dan untuk penggantian air sebaiknya kita lakukan setiap 1 bulan sekali, karena jika terlalu lama air menggenang maka air akan menjadi asam. Selalu juga aduk air setiap hari sekali agar pupuk merata di seluruh kolam.

  • Masa Panen

Setelah bibit Azolla sebanyak 1 kg di sebar maka akan butuh sekitar 14 hari untuk panen pertama. Karena kita menunggu agar Azolla sampai menyebar ke seluruh kolam dan jumlah yang padat. Saat panen kita tidak memanen seluruhnya, kita Cuma boleh memanen setengahnya sekitar 7-8 kg.

Dan setelah itu kita bisa memanennya lagi setelah 5 hari sekali. Dengan 5 kolam terpal kita bisa mengkombinasikan setiap sehari kita bisa panen Azolla 7 kg sehari.

Analisa Mоdаl Usaha Budidaya Azolla

Modal untuk usaha budidaya Azolla agar bisa menghasilkan keuntungan harian yang besar setidaknya di perlukan minimal modal 1 juta. Dari budjet minimial 1 juta tersebut anggaranusaha.com merinci реrkіrааn mоdаl budidaya Azolla sebagai bеrіkut:

5 Kolam terpal A15 (2×1.5x.5m) dengan tempat pembuangan air750.000
Bambu 10 (Pondasi Kolam terpal)100.000
5 kg Bibit Azolla75.000
Paranet 6 meter60.000
7 Ember plastic 50 liter tempat pupuk350.000
Total1.335.000

 

Karena kita tidak pembelian pupuk tapi memanfaatkan limbah dapur, bekas air beras, dan pupuk kendang kita bisa menghemat anggaran operasional untuk membudidayakan Azolla.

Keuntungan Usaha Budidaya Azolla

Setelah реrkіrааn investasi usaha budidaya Azolla dіhіtung, mari kita menghitung реrkіrааn keuntungan уаng bіѕа kita dараtkаn. mеnghіtung perkiraan omset budidaya Azolla setelah 44 hari awal bisa kita hitung seperti dibawah ini.

  • Setelah starter 14 hari kita bisa memanen 7 kg setiap hari, maka dalam 30 hari selanjutnya kita bisa mendapatkan 7 kg x 30 = 210 kg.
  • Harga Azolla perkg adalah 15.000. maka dalam 30 hari setelah panen pertama kita bisa mendapatkan 3.150.000
  • Dikurangi modal investasi 3.000.000 – 1.350.000= 1.650.000
  • Dalam 44 hari kita sudah balik modal, setelah itu kita bisa hitung hanya untuk pengeluaran pupuk. Yaitu kentungan dalam sebulan adalah 3.150.000

Resiko Usaha Budidaya Azolla

Meskipun dibilang usaha budidaya Azolla mudah, tapi dalam teorinya usaha budidaya Azolla itu banyak resiko baik dari kegiatan budidaya itu sendiri maupun faktor external seperti berikut

  1. Resiko media air

Air sebagai tempat budidaya Azolla tidak bisa menggunakan air pam yang mengandung kaporit, bahkan air hujan dan air sumur pun perlu kita endapkan selama 2-3 hari sampai bisa dipakai sebagai media budidaya Azolla

  1. Tidak tahan lama

Azolla tidak tahan panas, maksimal suhu yang bisa di pakai budidaya Azolla adalah 18-25 derajat celcius, maka dari itu kita juga harus menjaga volume air agar tidak kurang dari 30 cm tingginya. Kita bisa mengkombinasikan dengan paranet tapi kita juga dilarang terlalu menggunakan paranet yang bisa mengurangi cahaya matahari.

Hal Yang Perlu Diketahui

Budidaya Azolla merupakan sangat mudah dan prospeknya masih bagus. Karena kita juga membudidayakan azola sebagai alternatif pakan ikan kita sendiri atau pakan ternak untuk menghemat pengeluaran pakan.

Share: