Usaha Budidaya Wolffia – Jarang orang mendengar tanaman ini tapi wolffia adalah tanaman kecil bernilai jual tinggi dan mudah dalam membudidayakannya. Bagi kita pekerja, mahasiswa atau pun ibu rumah tangga dan khususnya peternak akan rugi jika kita tidak memulai usaha budidaya tanaman satu ini.

Wolffia utamanya di pakai sebagai pakan utama ikan larva atau pendamping pakan unggas, karena wolffia sendiri bisa menghemat 50% biaya pakan peternak. Maka tak heran kalo tanaman wolffia diburu orang dan peluang usahanya pun sendiri besar karena prospeknya di masa depan juga bagus.

Apa Itu Wolffia

Wolffia adalah tanaman tanpa akar yang memiliki ukuran yang sangat micro dengan diameter sekitar 0,1 mm. Wolffia memiliki bentuk menyerupai bintik tepung yang mengambang di atas permukaan air.

Tanaman kecil ini dapat menjadi sumber makanan beberapa jenis hewan, seperti, bebek, burung air, dan ikan, serta dapat digunakan dalam makanan ayam, kambin, dan sapi.

Seperti anggaranusaha.com mengutip dari International Lemna Association, ternyata wolffia punya potensi menjadi sumber bahan bakar baru dan berkelanjutan untuk menggantikan bahan bakar fosil saat ini.

Tanaman ini juga bisa digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan bioplastik, karena mengandung sekitar 40 lebih persen protein. bahkan 40 persen dari tubuh tumbuhan ini memiliki protein yang sama dengan kedelai dengan berat yang sama.

Peluang Usaha Budidaya Wolffia

Peluang usaha wolffia sangat tinggi, karena memiliki protein yang tinggi wolffia bisa dijadikan pakan sampingan pakan utama untuk ternak maupun ikan. Maka tak heran harganya per kg nya saja minimal 100 ribu rupiah. Kebanyakan orang jarang menjual wolffia karena pembudidaya wolffia biasanya peternak atau juga membudidayakan ikan, jadi mereka membudidayakan wolffia memang khusus untuk pakan ternak atau ikan mereka sendiri. Dengan tingginya permintaan wolffia ini kita maka peluang usaha baik kedepannya juga bagus.

Tips dan Cara Usaha Budidaya Wolffia Modal Kecil

  • Menyiapkan Media tanam/media kolam Wolffia

Cаrа budidaya Wolffia уаng реrtаmа аdаlаh mеnуіарkаn kolam terpal untuk media perkembangbiakkannya. Kolam terpal menjadi alternatif karena murah dan flexible. Anggaranusaha.com menyarankan menggunakan kolam terpal ukuran 2x1x0.5 meter minimal untuk budidaya wolfia.

Air yang digunakan untuk media budidaya wolffia sebaiknya air sumur, air hujan atau yang bagus adalah air kolam ikan. Sedangkan untuk air pam atau pdam sendiri biasanya mengandung zat penghambat perkembangan wolffia.

  • Pupuk Wolffia

Diutamakan pupuk budidaya wolffia adalah pupuk azola seperti gambar di bawah. Pupul alternatif lain seperti

pupuk kandang atau pupuk npk bisa juga di gunakan, tapi karena pupuk kandang dan pupuk npk susah larut dalam air makan setidaknya sebelum disebar dalam kolam, usahakan larutkan di media lain dulu sebelum di sebarkan didalam kolam.

Cara pemakaiannya langsung saja larutkan 500 gram pupuk ke air kolam 2x1x0.5 dengan tinggi air 30 cm.

  • Menebarkan Bіbіt wolffia dan perawatannya

Setelah kolam siap dan pupuk sudah di sebar kita bisa langsung menyebarkan bibit wolffia. Minimal untuk kolam 2x1x.0.5 m adalah 25 gram wolffia. Jika kita sebarkan kita taruh paranet diatasnya agar tidak terkena matahari langsung karena wollfia akan rusak jika air media tanamnya panas. Selain itu juga paranet juga mengurangi hujan debit air hujan yang membuat kolam meluap.

wollfia biasanya juga sering terserang ulat, maka jika kita melihat ada daun yang bewarna coklat sebaiknya segera kita buang.

  • Pemberian pupuk dan penggantian air

Untuk pupuk dengan dosis 500 gram kita harus sebar tiap 2 minggu sekali atau tiap masa panen. Dan untuk penggantian air sebaiknya kita lakukan setiap 1 bulan sekali, karena jika terlalu lama air menggenang maka air akan menjadi asam dan bau.

Selalu juga aduk air setiap 2 hari sekali agar pupuk merata di seluruh kolam. kita aduk sampai kedasar agar pupuk yang mengendap menjadi larut juga.

  • Masa Panen

Setelah bibit wolfia sebanyak 25 gram di sebar maka akan butuh sekitar 20 hari untuk panen. Karena kita menunggu agar wolfia sampai menyebar ke seluruh kolam dan jumlah padat. Saat panen kita tidak memanen seluruhnya, kita Cuma boleh memanen setengahnya sekitar 1.5 kg.

Dan setelah itu kita bisa memanennya lagi setelah 4 hari sekali. Dengan 4 kolam terpal kita bisa mengkombinasikan setiap sehari kita bisa panen wolfia 1.5 kg.

Analisa Mоdаl Usaha budidaya Wolffia

Modal untuk usaha budidaya agar bisa menghasilkan keuntungan yang besar setidaknya di perlukan minimal modal 1 juta. Dari budjet minimial 1 juta tersebut anggaranusaha.com merinci реrkіrааn mоdаl budidaya Wolffia sebagai bеrіkut:

Modal Investasi

4 Kolam terpal A15 (2x1x.5m) dengan tempat pembuangan air460.000
Bambu 8 (Pondasi Kolam terpal)80.000
100 Gram Bibit Wolfia20.000
Paranet 8 meter80.000
Total740.000

 

Kita bisa mengganti bambu untuk pondasi kolam terpal dengan rangkaian pipa 1 inch d merk wavin, dan modal yang di butuhnya sekitar 600 ribu untuk 4 kolam terpal tersebut. Memakai rangkaian pipa tanpa di lem akan lebih mudah perawatannya dan awet.

Modal Operasional usaha budidaya wolffia dalam 1 minggu

Pupuk Azolla 2 kg200.000
Total200.000

Sebenarnya kita bisa menggunakan pupuk kandang untuk agar tidak perlu biaya operasional, tapi pupuk kandang itu harus di fermentasi setidaknya 7 hari di air agar bisa di serap dengan baik oleh wolffia.

Keuntungan Usaha Budidaya Wolffia

Setelah реrkіrааn investasi dan modal operasional bulanan usaha budidaya Wolffia dіhіtung, kіtа cobahitung реrkіrааn omset уаng bіѕа kita dараtkаn. Untuk mеnghіtung perkiraan budidaya wolfia kеuntungаn setelah 50 hari yang akan didapat dibawah ini cara menghitungnya.

  • Setelah 20 hari kita bisa memanen 1.5 kg setiap hari, makan dalam 30 hari kita bisa mendapatkan 1.5 kg x 30 = 45 kg.
  • Harga Wolffia perkg adalah 100.000. maka dalam 30 hari setelah panen pertama kita bisa mendapatkan 4.5 juta
  • Dikurangi modal investasi dan operasional 4.500.000 – (740.000 + 7 (minggu) x200.000) = 2.360.000
  • Dalam 50 hari pertama kita sudah balik modal, setelah itu kita bisa hitung hanya untuk pengeluaran pupuk. Yaitu kentungan dalam sebulan adalah 4.500.000-800.000 = 3.700.000

Resiko Usaha Budidaya Wolffia

Meskipun dibilang usaha budidaya Wolffia mudah, tapi dalam teorinya usaha budidaya Wolffia itu banyak resiko baik dari kegiatan budidaya itu sendiri maupun faktor external seperti berikut

  1. Resiko media air

Air sebagai tempat budidaya wolffia tidak bisa menggunakan air pdam, sedangkan di kota biasanya air hanya bisa kita dapat dari pdam, maka mau tidak mau kita harus mengolah air tersebut agar bersih dari larutan kimia pdam.

  1. Tidak tahan lama

Wolfia yang akan kita jual harus dalam keadaan segar, jika kita menunggu 2-3 hari di tempat kering maka wolfia akan mengering. Dan biasanya ikan atau ternak tidak begitu menyukainnya.

Hal Yang Perlu Diketahui

Budidaya Wolffia merupakan sangat mudah jika Anda melakukannya dengan maksimal. Karena kita juga bisa membudidayakan wolfia sebagai alternatif pakan ikan kita sendiri atau pakan ternak untuk menghemat pengeluaran pakan.

Share: