Anggaranusaha.com – Pecel lele jadi salah satu makanan favorit sebagian rakyat Indonesia. Sajian nasi hangat bersama ikan lele goreng akan amat cocok dan disajikan bersama dengan sambal. Hal ini bisa dijadikan Usaha Pecel Lele yang memiliki prospek yang gak kalah menarik.

Menurut berbagai sumber, Ada beberapa alasan mengapa usaha pecel lele layak untuk dicoba. Pertama, bahan untuk membuatnya tidak sulit. Kemudian, proses pembuatannya juga terbilang mudah dan cepat. Alasan ini yang menjadi faktor mengapa banyak orang yang memilih pecel lele untuk mereka santap ketika lapar. Masih Penasaran dengan Usahanya? Simak artikel ini dengan seksama ya!

Modal awal yang perlu dikeluarkan untuk memulai usaha pecel lele ini biayanya kira-kira Rp. 6.400.000 jumlahnya bisa lebih kecil jika kamu memulai usaha pecel lele dari tempat tinggal kamu karena peralatan pendukung untuk membuat pecel lele sudah ada, dan kamu hanya perlu menyiapkan modal untuk bahan standar. Berikut adalah besaran modal awal usaha pecel lele:

Investasi

Harga

Gerobak

Rp 2.000.000

Spanduk ( 2 )

Rp 100.000

Terpal

Rp 500.000

Etalase Kecil

Rp 250.000

Meja Lipat (2)

Rp750.000

Kursi Plastik ( 10 )

Rp 250.000

Kompor

Rp 300.000

Peralatan Makan

Rp 250.000

Peralatan masak

Rp 500.000

Perlengkapan tambahan

Rp 1.500.000

Total Modal Awal

Rp 6.400.000

Rincian Modal Bahan Standar

Investasi

Harga

Beras 5 ltr

Rp. 50.000

5 kg ayam

Rp.150.000

1 kg (8 ekor lele)

Rp. 30.000

Tahu dan tempe 3

Rp. 20.000

1 kg Ati ampela

Rp. 20.000

(1 liter) Minyak Goreng

Rp 25.000

Gula, teh, es batu dan lain-lain biasanya kira-kira

Rp. 20.000

Total

Rp 315.000,00

Investasi

Harga

Air Mineral

Rp 5.000

Lalapan

Rp 20.000

Bahan sambal pecel

Rp 40.000

Gas 3kg

Rp 25.000

Total

Rp 90.000 

Keseluruhan modal bahan standar: Rp.355.000 Jika dihitung dalam jangka waktu 1 bulan (30 hari) maka totalnya adalah Rp. 10.650.000

Biaya operasional bulanan

Di dalam kesibukan operasional, tak hanya kelengkapan bahan standar, biaya seperti sewa lokasi usaha, listrik, retribusi, gaji karyawan merupakan biaya rutin bulanan yang harus dikeluarkan, berikut rincian biaya operasional bulanan yang dibutuhkan:

Biaya operasional

Harga

Biaya sewa lokasi usaha

Rp. 500.000,00

Retribusi

Rp. 100.000,00

Listrik

 Rp. 50.000,

Gaji 1 orang karyawan

Rp. 1.500.000

Keseluruhan biaya operasional

Rp. 2.150.000

Nilai ini merupakan perhitungan simple, akan lebih murah jika Kamu punya area usaha sendiri dan mengelola usaha pecel lele secara berdikari.

Perkiraan Modal dan Keuntungan

Setelah menghitung besaran modal dari peralatan usaha, bahan standar harian dan biaya operasional bulanan usaha pecel lele, berikut ini adalah contoh perhitungan keuntungan yang akan kamu dapatkan dari menjalankan usaha pecel lele.

Keseluruhan penjualan di dalam satu hari

Biaya operasional

Rumus Hitung

Harga

Ayam

20 x Rp 17.000

Rp 340.000

Ikan lele

8 x Rp.15.000

Rp 120.000

Tusuk sate hati ampela

15 x Rp. 5.000

Rp 75.000

Es teh

20 x Rp3.000

Rp 60.000

Tempe

30 x Rp 1.000

Rp 30.000

Keseluruhan penjualan

Rp 625.000  x 30 (Hari)

Rp 18.750.000

Untuk menghitung prospek dan juga keuntungan dari usaha pecel lele ini, dapat kamu rumuskan sebagai berikut:

omset bulanan – Keseluruhan bahan standar + biaya operasi : Rp.18.750.000 – ( Rp 10.650.000 + Rp 2.150.000 ) = Rp 5.950.000. Jadi Nilai potensi keuntungan yang bisa Kamu dapatkan adalah Rp 5.950.000.

Tips Memulai Usaha Pecel Lele

Sama seperti artikel tentang rincian usaha pada umumnya, kami juga akan memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan dalam hal mengelola bisnis pecel lele. Tips ini bisa kamu terapkan sebagai langkah untuk bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan usaha pecel lele. Berikut beberapa tipsnya!

1.     Memperhatikan lokasi Dagang

Sebaiknya kamu memilih lokasi yang tepat dulu karena Lokasi merupakan aspek yang berpengaruh pada usaha pecel lele yang dilaksanakan. Tetapi, Sebelum memilih lokasi, Kamu bisa melaksanakan sedikit riset. Caranya adalah dengan mengamati bagaimana keadaan di lokasi potensial area Kamu mendirikan usaha, apakah potensial atau tidak.

Umumnya, usaha pecel lele ini banyak dijajakan di Kawasan yang ramai orang lalu lalang seperti di pinggir jalan raya. Mengakses usaha pecel lele secara massal juga mengakses potensi keuntungan yang sangat besar.

Tidak cuman di pinggir jalan raya, ada beberapa daerah lain yang bisa Kamu coba, misalnya di lebih kurang kantor, sekolah, atau kampus. Adanya kegiatan di daerah itu sangat mungkin banyak pelanggan untuk datang ke toko atau warung Kamu.

2.     Menyajikan Menu Dengan Variasi Berbeda

Memilih menjalankan usaha pecel lele berarti harus siap bersaing dengan warung homogen. Dengan demikian, Kamu harus melaksanakan sesuatu untuk mempertahankan kelangsungan usaha Kamu. Salah satu yang bisa dilaksanakan adalah mempelajari kompetitor.

Tak ada salahnya jika Kamu membuat variasi menu utama yang berbeda dari warung pecel lele kebanyakan. Penemuan di dalam usaha masakan sangat dibutuhkan, mengingat saat ini tidak sedikit yang mulai tertarik untuk meniti lini usaha ini. Semakin banyak inovasi, semakin besar potensi sukses yang akan Kamu dapatkan.

Tidak hanya menyajikan menu lele, Kamu juga bisa sedia kan banyak pilihan makanan seperti seafood, ikan bakar, dan sup hangat. Dengan banyaknya pilihan menu, bukan tidak barangkali pelanggan akan setia dengan usaha pecel lele Kamu.

3.     Rasa dan Harga

Pecel lele mempunyai lauk utama berupa lalapan dengan ikan lele goreng. Kualitas lele dan lalapan secara tidak langsung merubah keberlangsungan usaha Kamu Karena didalam memilih ikan lele dan sayuran untuk lalapan, yang perlu Kamu memperhatikan Kualitas lele dan lalapan.

Sebaiknya mencermati Jika makanan yang Kamu sajikan jika pelanggan sudah tidak menyukai makanan kamu, bukan tidak barangkali mereka akan mencoret dari daftar area makan favoritnya. Rasa dan daerah adalah faktor penentu kesuksesan suatu usaha masakan yang punya banyak pelanggan setia.

Nah, sudah tertarik untuk membangun usaha pecel lele kamu? Jangan lupa perhatikan modal awal ya sebelum berbisnis. Terimakasih sudah membaca artikel ini, Sampai jumpa di lain kesempatan.

Share: