Seberapa banyak usaha tambal ban yang sering Anda temui di jalan? Tidak sulit bagi Anda menemukan usaha kecil ini di pinggir jalan. Ternyata, untuk membangun usaha ini, tidak membutuhkan banyak modal yang besar, sehingga banyak masyarakat tertarik untuk membuka jasa ini.

Terlebih lagi, kejadian ban motor tiba-tiba pecah atau kerusakan lainnya dihadapi oleh para pengendara motor maupun mobil. Ketika ini terjadi, tidak ada pilihan bagi mereka untuk mencari tempat service yang besar jika sedang terburu-buru, dan salah satu tujuan akhir mereka adalah tempat tambal ban.

Apabila saat ini Anda sedang ingin membuka sebuah usaha, Anda bisa memikirkan untuk membuka peluang ini. Di artikel ini, kami akan informasikan hal-hal yang perlu Anda catat untuk membangun usaha populer ini.

Deskripsi Usaha Tambal Ban

Usaha tambal ban adalah usaha yang bisa Anda temui di pinggiran jalan, pasar, ruko, depan teras rumah Anda, maupun tempat usaha lainnya. Usaha ini memberikan jasa seperti menambal ban, memberi nitrogen pada ban, atau mengganti ban baru kepada pengendara jika terjadi kerusakan yang parah pada ban.

Untuk membuka usaha ini, Anda perlu menyiapkan beberapa perlengkapan seperti alat pres ban, ember, kompresor, lem aibon, karet ban, pompa ban, dll. Semakin lengkap perlengkapan yang Anda punya, Anda akan semakin memperoleh omset tambahan lebih besar.

Yang lagi viral saat ini adalah usaha tambal ban keliling meskipun dalam konsepnya sama tambal keliling lebih diuntungkan karena bisa langsung menjemput bola. anggaranusaha.com akan merinci modal usaha baik untuk tambal ban ditempat maupun keliling sebelum itu simak peluang usahanya berikut ini.

Peluang Usaha Usaha Tambal Ban

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah usaha ini akan menjanjikan? Berikut kami berikan alasan mengapa usaha ini memberikan peluang yang bagus bagi Anda.

  1. Modal tidak terlalu besar, terbilang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan budget
  2. Tidak pusing memilih lokasi. Sebenarnya Anda bisa saja menggunakan teras rumah sebagai tempat usaha Anda, tetapi baiknya untuk dipikirkan lokasi yang strategis dengan para pengendara motor dan mobil.
  3. Tidak terbatas pada jasa tambal ban. Pada saat Anda melakukan penambalan ban, Anda juga bisa memberikan tambahan nitrogen agar ban lebih terisi, tentunya ini akan menambah tarif.
  4. Memiliki target market yang luas, karena ada banyak pengguna motor dan mobil di Indonesia.
  5. Skill yang dibutuhkan untuk menambal ban bisa Anda dapatkan melalui youtube atau menemui ahlinya secara langsung dengan latihan minimal 1 hari dan Anda sudah bisa melakukannya sendiri.
  6. Double profit. Selain memiliki usaha tambal ban, Anda juga bisa menjual Usaha bisa menjual aksesoris yang dibutuhkan kendaraan.
  7. Produk akan selalu laku, karena akan ada banyak masyarakat yang membutuhkan spare part dengan harga yang lebih murah dibandingkan di tempat service

Rincian Modal Usaha Tambal Ban

Modal usaha tambal ban bisa dimulai dengan 5 juta baik itu kita sewa tempat atau yang sedang viral yaitu tambal ban keliling, Apa saja modal awal (peralatan yang dibutuhkan) untuk memulai usaha tambal ban? berikut rinciannya:

  • 1 alat tambal ban manual
  • 1 ember tambal
  • 1 kompresor lakoni imola 125
  • 2 congkelan ban 12”
  • 1 pembuka pentil
  • 1 pcs isi angin dengan 3 fungsi
  • 1 pax obat tambal ban
  • 1 pcs tyre kit tekiro
  • 1 pcs karet tambal ban manual
  • 1 lem aibon

Modal awal (peralatan)                                                                  = Rp5.000.000

Masa pakai peralatan 4 tahun dengan residu penyusutan         = Rp1.000.000

Biaya penyusutan per tahun (Rp5.000.000-Rp1.000.000) : 4 = Rp1.000.000

Biaya penyusutan per bulan (Rp1.000.000 : 12)                          = Rp83.333

Biaya Operasional (dana harus disiapkan setiap bulan):

  • Perlengkapan (lem, karet tambal, dll)   = Rp1.000.000
  • Listrik, air, dan telepon   = Rp500.000
  • Sewa tempat   = Rp700.000 (bisa di ganti biaya kredit motor)
  • Penyusutan peralatan   = Rp83.333
  • Gaji Karyawan   = Rp800.000
  • Lain-lain   = Rp100.000

Jumlah                                                                                      = Rp3.183.333

Jika kita beralih ke tambal bal keliling kita bisa mengganti sewa tempat menjadi biaya bulanan kredit sepeda roda 3. dengan usaha tambal ban keliling tentunya menambah jangkauan dan mengurai faktor resiko sepi.

Omset Usaha Tambal Ban

Omset per bulan:

Tambal ban motor (10 x 30 hari x Rp10.000)                           = Rp3.000.000

Tambal ban mobil    (10 x 30 hari x Rp20.000)                        = Rp6.000.000

Total                                                                                                   = Rp9.000.000

Laba per bulan:

Omset – biaya operasional (Rp9.000.000-Rp3.183.333)      = Rp5.816.667

ROI (Return of Investment):

Modal awal : laba bersih per bulan = ± 1 bulan

Resiko Usaha Usaha Tambal Ban

Dengan modal usaha di awal yang terbilang tidak mahal dan bisa mendapatkan balik modal dengan cepat, tentunya membuat Anda sangat tertarik untuk membuka usaha tambal ban. Tetapi, membuka usaha ini juga memiliki beberapa resiko, diantaranya.

  1. Persaingan yang tinggi.
  2. Pendapatan tergantung berapa banyak kendaraan yang Anda service di hari itu. Jika pendapatan Anda melenceng dari perhitungan, ada kemungkinan balik modal lebih lama.
  3. Apabila tidak meletakkan usaha di lokasi yang strategis, dikhawatirkan tidak ada peminat pengendara motor atau mobil.
  4. Adanya permainan kotor. Kemungkinan besar akan ada pengusaha yang memberikan harga jauh lebih rendah dibandingkan tempat usaha Anda, jadi pastikan Anda telah menetapkan harga yang sesuai namun memberikan pelayanan yang lebih cepat atau lebih baik dibandingkan usaha tambal ban lainnya.

 Penutup

Membuka usaha tambal ban merupakan peluang yang sangat direkomendasikan karena tidak membutuhkan modal yang terlalu banyak. Bahkan untuk memangkas modal awal, Anda bisa membeli paket penjualan tambal ban.

Paket penjualan yang ditawarkannya pun beragam, biasanya mulai dari Rp2.000.000. Dengan harga yang lebih murah, ini akan membuat pengeluaran modal awal Anda tidak terlalu berat. Namun tetap pastikan untuk membeli barang dengan kualitas yang terbaik agar tidak memengaruhi biaya penyusutan.

Meskipun ada banyak peluang yang bisa Anda dapatkan selama mendirikan usaha ini, jangan lupakan risikonya juga. Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat!

Share: