
Usaha mie ayam dapat dikatakan sebagai usaha kuliner paling banyak peminatnya. Maka kita tidak heran bila usaha ini menjamur dimana-mana. Bahkan di satu tempat ada sampai 2-3 lapak yang menjual mie ayam, dan sekarang pun mie ayam sudah memiliki franchise tersendiri.
Lantas, bagaimana rincian usaha mie ayam? Untuk Anda yang kebetulan sedang ingin memulai usaha jualan mie ayam, berikut penjelasan tentang rincian modal hingga estimasi keuntungannya.
Namun sebelum membahas rincian modal dan Analisa usahanya, sebaiknya Anda mengetahui tips memulai usaha mie ayam yang akan dibahas pada poin di bawah ini!
Peluang Usaha Mie Ayam
Patut di ketahui usaha mie ayam adalah usaha yang pasti selalu ada pelanggannya karena memang mie ayam bukan usaha musiman. Sekarang ini memang usaha ini sudah menjamur bahkan tidak ada tempat lagi bagi kita untuk masuk ke usaha ini. Tapi jika kita bisa mencari peluang seperti kita berkreasikan topping dan lainnya. Usaha ini bisa tetap menghasilkan.
Tips Memulai Usaha Mie ayam
Dalam membuka usaha mie ayam, tentunya ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan disini antara lain adalah mengenai target pasar, strategi promosi, bahan, hingga bagaimana cita rasa mie ayam tersebut agar tetap digemari customer.
1. Siapa Target Pasarnya
Sebelum membuka usaha mie ayam, kita harus mencari tingkat konsumen kita, seperti kita menjual untuk pasar kelas menengah kebawah dan kelas menengah keatas. Untuk menentukannya bisa kita memulai dari tingkat harga. Contoh harga untuk kelas menengah kebawah adalah 8000-12.000 dan untuk mie ayam tingkat menengah keatas adalah 20.000-50.000.
2. Lokasi Usaha Mie ayam
Selain menentukan target pasar, ada hal yang wajib diperhatikan yaitu memilih lokasi usaha yang tepat. Jika kita memilih konsumen untuk kaum menengah kebawah kita harus menjemput bola seperti berdagang keliling dan jika kaum menengah kita harus membuka restoran sendiri.
3. Strategi Promosi yang Efektif
Strategi pemasaran maupun promosi penting untuk dilakukan, termasuk mie ayam. Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan usaha mie ayam Anda. Misalnya Anda membuat promosi dengan potongan harga untuk beberapa pembeli pertama selama beberapa hari. Atau kita bisa meminta influencer didaerah tersebut untuk mendapatkan promosi gratis. Tapi jika kita menjajakannya dengan keliling memakai gerobak kita cukup memakai tulisan harga murah tapi enak.
4. Gunakan Bahan Yang Berkualitas
Kunci utama dari suksesnya bisnis mie ayam yang berkualitas adalah bahan baku yang ayam yang kita gunakan harus membuat orang lain tergugah untuk membeli di tempat kita. Kita mencoba meniru mie ayam di tempat lain yang menggunakan berbagai macam toping ayam.
5. Pertahankan Cita Rasa Mie ayam
Setelah hal lain terpenuhi, maka Anda wajib mempertahankan cita rasa mie ayam. Usahakan mie ayam buatan Anda memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dari yang lain termasuk kompetitor Anda.
Kisaran Biaya Modal dan Profit Usaha Mie ayam
Mengetahui anggaran usaha mie ayam sangat penting sebelum Anda memutuskan untuk memulai usaha tersebut. Nah, berikut ini kisaran modal serta profit dari usaha mie ayam.
1. Rincian Modal Awal atau Biaya Investasi
Sebelum memulai membuka usaha mie ayam, ada beberapa peralatan dan biaya bahan baku setiap per bulan yang perlu Anda siapkan. Berikut ini adalah estimasinya:
Peralatan
Nama Barang | Jumlah | Harga |
Gerobak | 1 Unit | Rp 3.000.000 |
Kompor | 1 Unit | Rp 300.000 |
Tabung Gas Elpiji 3 Kg | 1 Buah @Rp 100.000 | Rp 100.000 |
Blender dan Panci | 1 Unit | Rp 300.000 |
Panci | 1 Unit | Rp 100.000 |
Pengaduk, Pisau, dan Talenan | Masing masing 1 Unit | Rp 100.000 |
Mangkok | 50 Unit | Rp 300.000 |
Sendok dan Garpu | 50 Unit | Rp 200.000 |
Sumpit plastik | 75 Pasang @Rp 2.500 | Rp 187.500 |
Peralatan Tambahan | – | Rp 250.000 |
TOTAL | – | Rp 4.937.500 |
Biaya Bahan Baku Setiap Per Bulan
Nama Barang | Jumlah | Harga |
Daging Ayam | 5 Kg | Rp 150.000 |
Mie | 45 Kg | Rp 600,000 |
Minyak Goreng | 2 Liter | Rp 25.000 |
Kecap | 1 Liter | Rp 50.000 |
Penyedap Rasa | 100 Gram | Rp 26.000 |
Daun Bawang | 10 Ikat | Rp 50.000 |
Sawi | 10 Ikat | Rp 70.000 |
Ceker Ayam | 5 kg | Rp 100.000 |
Saos | 1 Botol | Rp 100.000 |
Cabe | 1 Kg | Rp 45.000 |
Kantong Plastik Apollo | 5 Kg | Rp 70.000 |
Kantong Kresek | 3 Pack | Rp 50.000 |
Jumlah | – | Rp 1.186.000 |
2. Keuntungan Per Bulan dari usaha mie ayam
kita juga bisa memperkirakan keuntungan yang kita dapatkan dari usaha mie ayam yang dijalani, jika 1 Kg mie dapat menghasilkan sekitar 10 porsi. Anda bisa membuat perkiraan misalkan sebulan ada 450 porsi mie ayam atau dalam sehari bisa menjual 15 porsi yang dimana 1 porsi Rp 12.000. Maka berikut adalahi perkiraan keuntungan yang akan Anda dapatkan per bulan.
- Keuntungan Kotor/Bulan: Rp. 12.000 x 450 porsi = Rp. 5400.000
- Keuntungan Bersih/Bulan: Rp. 5.400.000– Rp. 1.186.000= Rp. 4.214.000
Catatan : Perhitungan diatas merupakan sebuah contoh perhitungan saja, jadi silahkan Anda sesuaikan dengan kondisi usaha mie ayam. Namun, Anda dapat menggunakan rumus perhitungan diatas untuk menentukan keuntungan yang akan Anda dapatkan di setiap bulannya.
Dari usaha mie ayam ini dengan keuntungan 4.214.000 perbulannya kita akan bisa balik modal selama kurang lebih 2-3 bulan.
Penutup
Supaya bisnis kuliner Anda semakin lancar, maka harus diperhatikan tips memulai usaha mie ayam dan rincian anggarannya agar perhitungan modalnya dapat dilakukan dengan baik dan benar selain itu juga kita juga harus memastikan berapa banyak penjual mie ayam di lokasi tersebut. Sehingga kita menemukan celah untuk menggaet konsumen mereka. Setelah melihat ulasan di atas semoga dapat memberikan gambaran kepada Anda dalam berjualan atau usaha mie ayam. Semoga bermanfaat dan selamat untuk mencobanya.