Usaha telur Gulung – Banyak usaha yang tumbuh dan berkembang di era saat ini. Salah satunya usaha telur gulung. Selain modal usahanya terbilang mudah dan murah, peminatnya pun banyak dari berbagai usia.  Usaha telur gulung termasuk usaha makanan kekinian dimana target pelanggannya adalah anak sekolah.

Tertarik bisnis usaha telur gulung? Yuk, ikuti artikel ini hingga habis!

Deskripsi Usaha Telur Gulung

Usaha telur gulung merupakan bisnis yang tergolong menguntungkan. Makanan ini dinikmati banyak orang setiap hari. Selain itu, harganya murah dan mudah ditemukan. Tak heran bila usaha ini menjadi peluang baik dan berbuah manis.

Apabila kamu pemula dan bingung memulai usaha telur gulung darimana, tidak perlu khawatir memulai bisnis ini. Di setiap jajanan pinggir jalan, telur gulung tidak pernah ketinggalan dan peminatnya pun banyak.

Telur gulung merupakan makanan super murah, enak, dan kebanyakan orang menyukainya. Selain itu, rasanya juga tidak membosankan. Hal ini menunjukkan bahwa usaha telur gulung terlihat menjanjikan dan memberikan kamu keuntungan yang lebih melimpah.

Tidak perlu terlalu memikirkan modal, karena memulai usaha telur gulung tidak memerlukan modal yang besar.

Peluang Usaha Telur Gulung

Peluang usaha telur gulung merupakan usaha yang menguntungkan dan menjanjikan. Yang perlu kamu siapkan modal, gak masalah seberapa karena modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar.

Selain itu, proses pembuatannya juga mudah dan pastinya keuntungan yang didapatkan terlihat menggiurkan, sehingga banyak orang yang mencoba memulai usaha jajanan satu ini.

Jajanan telur gulung ini adalah variasi dari telur goreng lalu digulung menggunakan tusukan seperti, tusukan sate yang biasanya dibuat dari pohon bambu. Jajanan ini sering dijual dan dihidangkan di beberapa sekolah atau pinggir jalan.

Harganya yang terjangkau membuat makanan ini banyak dinikmati, begitu pula dengan usaha telur gulung yang banyak dinikmati oleh para pelaku UMKM.

Agar usaha yang kamu jalankan bisa terukur dan efektif, maka kamu harus pintar mengaturnya sebelum usaha semakin berkembang.

Rincian Modal Usaha Telur Gulung

Modal yang tidak terlalu besar bahkan mampu balik modal yang lebih besar dan cepat pasti membuat kamu tergiur untuk memulai mencoba usaha ini. modal awal yang perlu kita siapkan untuk usaha ini adalah 3 juta rupiah dan usaha ini termasuk usaha kecil tapi menguntungkan. Nah ini dia rincian modal usahanya yang perlu kamu tahu.

Alat dan Bahan Baku Membuat Telur Gulung :

● X Banner Display Menu 1 unit = Rp. 150.000
● Kompor Gas 1 unit = Rp. 450.000
● Boot Lipat Aluminium 1 unit = Rp. 500.000
● Wajan stainless 1 pcs = Rp. 275.000
● Selang dan regulator gas 1 unit = Rp. 80.000
● Saringan minyak 1 pcs = Rp. 45.000
● Baskom sedang 1 pcs = Rp. 150.000
● Gelas ukur 1 pcs = Rp. 50.000
● Pengocok telur 1 pcs = Rp. 30.000
● Telur 1 pack = Rp. 40.000
● Garam dan penyedap rasa 2 pack = Rp. 25.000
● Minyak goreng 3 liter = Rp. 45.000
● Bumbu tabur 6 rasa 6 pack = Rp. 30.000
● Saos tomat 1 pack = Rp. 27.000
● Mayonaise 1 pack = Rp. 25.000
● Saos sambal 1 pack = Rp. 20.000
● Kecap 1 pack = Rp. 22.000
● Botol bumbu tabur 6 pcs = Rp. 30.000
● Botol saos 4 pcs = Rp. 70.000
● Tusukan sate 1 pack = Rp. 40.000
● Lap dan tisu 1 set = Rp. 28.000
● Plastik kresek 1 pack = Rp. 20.000
● Lain-lain = Rp. 420.000
Total Bahan Baku                               = Rp. 2.800.000

Omset Usaha Telur Gulung

Setelah kita merincikan berapa modal usaha telur gulung ini, pastinya kamu akan penasaran kira-kira berapa sih omset yang akan didapatkan. Yuk, kita lihat lebih detail berapa perkiraan keuntungan yang kamu dapatkan.

  1. Investasi awal + bahan baku awal     : Rp.   2.800.000
  2. Jika penjualan 100 porsi/hari

@5.000 x 100 porsi x30 hari             : Rp. 15.000.000

  1. Pembelian bahan baku / cup

Rp. @2.000 x 100 porsi x 30 hari       : Rp.  6.000.000

  1. Biaya Operasional/bulan

Sewa tempat                                       : Rp.     300.000

Lain-lain                                              : Rp.     300.000

Total Biaya Operasional                   : Rp.     600.000

Omset penjualan – (Bahan baku + Biaya Operasional) =

Profit bersih     : Rp.   7.000.000

Wah, itulah perkiraan omset yang akan kamu dapatkan dalam satu bulan jika memulai usaha telur gulung.

Kamu bisa memulai usaha ini dan meraup keuntungan yang mencapai Rp. 200.000 per hari saja. Apabila dihitung per bulan, bisa tembus hingga Rp. 7.000.000. Ini keuntungan yang terbilang sangat besar dalam 1 bulan, kamu dapat penghasilan hingga jutaan rupiah.

Resiko Usaha Telur Gulung

Ada keuntungan, ada juga resiko yang akan mengikuti. Beberapa resiko ketika membuka usaha telur gulung, di antaranya:

1.    Libur Sekolah

Karena sasaran dari usaha ini adalah kebanyakan anak sekolah, maka saat mereka libur sekolah, jualan pun akan sepi. Pelaku usaha juga harus pintar mencari peluang momen yang pas untuk tetap berjualan di tempat yang rame.

Kamu bisa mengatasinya dengan berjualan saat ada car free day, car free night, atau event besar lainnya. Selain itu, kamu bisa berjualan di area bermain, taman, dan lainnya.

2.    Banyak Pesaing

Peluang usaha telur gulung terbuka lebar dan memiliki potensial menyebabkan banyak orang yang tertarik untuk memulai usaha ini. Hal ini membuat pesaing bertambah banyak.

Langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya bisa dengan melakukan inovasi yang kreatif, inovatif, serta mengembangkan produk yang kamu jual. Mulai dari menu, rasa, dan lainnya.

3.    Cepat Bosan

Sifat pembeli yang cepat bosan menyebabkan mereka tidak tertarik lagi untuk membeli jajanan itu. Apalagi saat ada yang lebih menarik. Hal tersebut mengharuskan para pelaku UMKM ini berusaha untuk terus berinovasi. Jajanan yang unik tentu bisa dapat menarik minat dengan cepat.

Untuk resiko lainnya bisa kita simak di link berikut resiko usaha telur gulung.

Penutup

Itulah informasi dan tips seputar usaha telur gulung yang bisa kamu jalankan. Setidaknya kamu sudah memiliki gambaran mengenai peluang, keuntungan hingga resiko dalam usaha ini. Jangan hanya membaca, cobalah untuk memulai dan terus lakukan evaluasi dan inovasi dalam mengembangkan usaha.

Share: