Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas mengenai rincian usaha warung kopi. Ya, usaha yang satu ini memang sedang banyak digemari baik oleh pelaku usaha itu sendiri maupun para konsumennya.

Kedai kopi saat ini sudah menjamur di berbagai tempat. Tidak hanya di Jabodetabek, kedai kopi juga kian bermunculan di berbagai wilayah lainnya. Tidak heran jika dalam waktu lima tahun terakhir, jumlah usaha kedai kopi di berbagai daerah di Indonesia meningkat tajam.

Nah, bagi anda yang ingin terjun ke dunia bisnis terutama usaha kedai kopi, maka sangat disarankan untuk membaca artikel ini hingga tuntas. Sebab, di sini akan dijelaskan rincian usaha kedai kopi secara lengkap. Pembahasan kali ini dipastikan akan menjadi pertimbangan anda dalam menyusun rencana membuka usaha kedai kopi.

Peluang Usaha Kedai Kopi

Kedai kopi semakin mudah ditemukan terutama di kota-kota besar. Alasan dibalik meroketnya jumlah kedai kopi di Indonesia adalah karena pasar yang kuat.

Kedai kopi biasanya ramai dikunjungi oleh anak-anak muda seperti pelajar, mahasiswa dan muda-mudi lainnya. Hal itu juga yang membuat citra kedai kopi identik dengan anak muda.

Namun, ternyata di masa sekarang ini kedai kopi bukan hanya ‘milik’ kaula muda. Sebab, berbagai kalangan saat ini memilih kedai kopi untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong dan ngopi bareng.

Selain pasar yang luas itu, usaha kedai kopi juga termasuk bisnis yang stabil dan menjanjikan. Hal itu dikarenakan gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia yang lebih menyukai suasana santai ditemani secangkir kopi dan alunan musik. Hal itulah yang kerap kita temui di kedai kopi pada umumnya.

Cara Membuka Usaha Kedai Kopi

Bukan rincian usaha kedai kopi namanya jika tidak membahas mengenai langkah-langkah membuka usaha yang satu ini. Sebab niat saja tidak cukup, diperlukan adanya perhitungan yang matang untuk memulai usaha.

Sebelum anda benar-benar terjun ke dunia usaha kedai kopi, alangkah lebih baiknya jika anda memperhitungkan terlebih dahulu cara dan langkah-langkah dalam membuka usaha kedai kopi.

Jangan khawatir, karena di bawah ini adalah poin-poin apa saja yang harus anda persiapkan untuk membuka kedai kopi lengkap beserta penjelasannya. Berikut adalah cara membuka usaha kedai kopi:

Menentukan Lokasi Usaha

Menentukan lokasi usaha sangat penting dalam menyusun rencana membuka usaha kedai kopi. Cara mendapatkan lokasi yang tepat adalah dengan melakukan survey ke beberapa tempat.

Anda bisa melakukan survey ke kedai kopi yang anda anggap cocok untuk dijadikan contoh. Kemudian anda mengamati prospek di kedai tersebut. Selain itu, anda juga perlu survey ke lokasi yang menjadi pilihan untuk membuka usaha.

Anda juga bisa menentukan lokasi usaha sesuai dengan target pasar. Misalnya, anda memilih target pasar anak muda, maka pilih lokasi yang dekat dengan tempat berkumpulnya anak-anak muda, seperti kampus, sekolah, dan lokasi lainnya yang dilalui oleh mereka.

Menyiapkan Perlengkapan dan Peralatan

Anda harus ingat bahwa kedai kopi saat ini bukan hanya menyediakan kopi kemasan. Namun juga membuat kopi dengan racikan sendiri. Hal itu bisa menjadi nilai tambah bagi keda tersebut.

Setidaknya anda harus mempersiapkan alat pembuat kopi beserta perlengkapan lainnya seperti penggiling kopi, timbangan, milk steamer, dan milk jug. Jangan lupa untuk melengkapi peralatan anda dengan kulkas kecil, glassware, silverware, dan blender untuk memperlancar proses pembuatan kopi.

Menentukan Konsep Kedai Kopi

Anda juga dituntut untuk menentukan konsep kedai kopi. Hal ini akan berguna untuk menarik pelanggan agar mampir dan kembali ke kedai kopi milik anda. 

Nah, perihal konsep, anda harus menentukannya berdasarkan target pasar yang ditentukan. Bisa dengan memilih target pasar anak-anak muda, pekerja kantoran, atau yang lainnya.

Atau jika anda ingin membuat usaha kedai kopi untuk keluarga. Pilihan ini tentu berbeda dari target pasar sebelumnya. Anda bisa menambahkan aksen alam atau bahkan menyajikan pemandangan yang memperlihatkan suasana alam yang asri.

Konsep usaha inilah yang terkadang membuat anda berbeda dengan yang lainnya. Ingat, masyarakat Indonesia menyukai hal-hal yang berbeda karena rasa penasarannya yang tinggi. Namun, terlepas dari itu anda juga harus memberikan pelayanan yang prima agar pelanggan terus berkunjung ke kedai kopi anda.

Menentukan Pemasok Biji Kopi yang Tepat

Poin kali ini terkadang terlewat oleh sebagian orang. Padahal, menentukan pemasok biji kopi adalah hal yang sangat penting dalam usaha kedai kopi.  Menentukan biji kopi pilihan juga tidak terlepas dari siapa target pasar anda. Mengingat, jika target pasar adalah kalangan menengah ke bawah maka anda bisa memilih pemasok dengan harga yang relatif murah.

Namun, jika pasarnya adalah kelas menengah ke atas, maka anda perlu mencari dan memilih biji kopi serta pemasok yang lebih berkualitas. Dengan memilih biji kopi yang berkualitas tinggi, maka harga untuk mendapatkannya pun akan lebih mahal.

Menyiapkan Modal Usaha

Nah, inilah poin yang ditunggu-tunggu yaitu modal usaha. Berapa modal untuk buka warung kopi? Pertanyaan itulah yang sering muncul di banyak orang. Terutama mereka yang memiliki keinginan untuk membuka usaha ini.

Modal yang cukup akan membuat usaha kedai kopi anda lebih memiliki persiapan yang matang. Namun, bukan berarti modal usaha yang minim tidak bisa melakukannya. Semua itu kembali lagi pada kebutuhan anda.

Rincian Anggaran Usaha Kedai Kopi Serta Modal Awal

Inilah rincian usaha kedai kopi yang bisa anda jadikan sebagai rujukan dalam membuka bisnis. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Peralatan Kopi

Jenis Alat

Harga

V60

170.000

Syphon

500.000

French Press

150.000

Mesin Espresso

2.500.000

Grinder

1.200.000

Scale

300.000

Milk Steamer

2.300.000

Milk Jug

100.000

Total

7.220.000

Peralatan Tambahan

Jenis Alat

Harga

Kulkas kecil

1.200.000

Glassware dan Silverware

600.000

Blender

250.000

Total

2.050.000


Maka, total modal untuk biaya peralatan usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 7.220.000 + Rp 2.050.000 = Rp 9.270.000

Bahan Minuman

Bahan

Harga

Kopi dan susu

1.200.000

Total

1.200.000

Maka, total modal untuk biaya bahan minuman usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 1.200.000

Peralatan Interior

Jenis Alat

 Harga

4 Set Meja dan Kursi

1.600.000

Aksesoris

500.000

Alat bersih-bersih

300.000

CCTV

250.000

Total

2.650.000

Maka, total modal untuk biaya peralatan interior usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 2.650.000.

Alat Pembayaran

Jenis Alat

Harga

Mesin kasir

3.000.000

Cash Drawer

400.000

Total

3.400.000

Maka, total modal untuk biaya alat pembayaran usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 3.400.000.

Biaya Lainnya

Jenis Biaya

Harga

Listrik

1.700.000

Izin usaha

500.000

Total

2.200.000

Maka, total modal untuk biaya lainnya dari usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 2.200.000. Sehingga jumlah keseluruhan modal usaha ini adalah:

Jenis Modal

Harga

Peralatan Kopi

7.200.000

Peralatan Tambahan 

2.050.000

Bahan minuman

1.200.000

Peralatan Interior

2.650.000

Alat Pembayaran

3.400.000

Biaya Lainnya

2.200.000

Total

18.700.000

Maka, total modal untuk usaha kedai kopi adalah sebesar Rp 18.700.000.

Nah, itulah rincian usaha kedai kopi yang bisa anda jadikan sebagai rujukan sebelum benar-benar terjun ke dunia bisnis ini. Akan tetapi, rincian modal di atas adalah gambaran umumnya saja. Artinya, anda bisa menentukan peralatan apa saja yang perlu dan tidak perlu digunakan untuk memangkas atau menambah modal.

Share: